Teori Kehidupan Di Bumi

Hallo semua lama saya tidak posting di blog ini hehe, makhlum banyak tugas dari sekolah. Nah, sekarang saya akan mengulas berbagai hal tentang sejarah Indonesia dan yang menjadi bahan reverensi saya adalah modul Sejarah untuk kelas X di sekolah saya. Selain itu semoga postingan ini juga dapat menambah wawasan kita semua. Nah, Langsung saja kita mulai postingannya :).

1. Menurut Astronomi bumi berasal dari bola gas yang panas dan berputar pada porosnya.
Perputaran itu menjadikan gas memadat dan menjadi kulit bumi dan suhunya menurun. Proses
terjadinya diperkirakan sekitar 250 ribu juta tahun.
2. Menurut geologi, rentang waktu tersebut dibagi menjadi beberapa zaman sebagai berikut :
*Arkhaikum (2500 juta tahun). Kulit bumi masih panas sehingga belum ada kehidupan.
*Palaeozoikum (340 juta tahun). Sudah terdapat mikro organism, reptile, ampibi, ikan.
*Mesozoikum (140 juta tahun). Binatang terutama reptile berkembang menjadi bentuk yang
besar, sehingga zaman ini disebut juga zaman reptil.
*Neozoikum (60 juta tahun yang lalu). Dibagi menjadi 2 :
-Zaman Tersier : muncul primate (monyet, tikus)
-Zaman Kuarter (600 ribu tahun yang lalu) mulai muncul manusia purba.
*Kala Plestosin/ Dilluvium terjadi masa glasial (masa es) dan interglasial (masa
mencairnya es). Pengaruh masa ini bagi Indonesia adalah terbentuknya paparan Sunda dan
paparan Sahul.
*Kala Holosin/ Alluvium (20 ribu tahun yang lalu, pada masa ini tak terjadi perubahan
ekstrim) bumi sudah stabil, muncul jenis manusia homo sapiens (manusia cerdas).
3. Pada tahun 1867 seorang penyelidik alam, Ernesth Haechel, mencoba menggambarkan teori
evolusi Darwin (On The Origin of Species/ 1859) yang menyatakan bahwa manusia berawal
dari setitik protoplasma yang berevolusi.

Sumber : Modul Sejarah Kelas X oleh Dyah Nawang Wulan, S.Pd

Komentar